Priviet Social Sciences Journal

Transformation of community education management in the digital era

by Indri Ayu Widiyanti , Mohamad Fikri Fakhriyan

Abstract

Digital transformation has brought significant changes to all sectors of life, including community education management. Various efforts are made to continue to transform the management of community education to suit the needs and rapid changes of the times. This article aims to describe the dynamics of community education management transformation in the digital era with a focus on the opportunities and challenges faced. A qualitative descriptive approach and literature study were used to identify various studies that lead to the transformation of community education management. This study has shown that community digitalization offers great opportunities in terms of service efficiency and expansion and innovation of data-based programs and community participation. However, the main challenges faced by practitioners are the digital divide, limited human resource capacity, and institutions readiness are still obstacles in optimizing this transformation. The findings in this article are expected to help support policy formulation and the development of innovative and sustainable managerial practices to support community education in the digital community.

References

  1. Abdurochman, A., Supriyono, S., Dayati, U., & Desyanty, E. S. (2024). Memahami transformasi pendidikan luar sekolah: Analisis empiris dampak program PKBM Al-Madinah Kediri melalui pendekatan fenomenologi. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 56–67. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i1.519
  2. Baharuddin, & Hatta. (2024). Transformasi manajemen pendidikan: Integrasi teknologi dan inovasi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 7535–7544. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp
  3. Bartin, T. (2020). Strengthening non-formal education institutions in Indonesia through accelerating the implementation of information technology literacy. Digital Press Social Sciences and Humanities, 6, 00020. https://doi.org/10.29037/digitalpress.46385
  4. Basri, H. (2023). Pendidikan dan masyarakat serta pentingnya pendidikan karakter terhadap moralitas pelajar di lingkungan masyarakat era digital. Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 160–178. https://doi.org/10.62086/al-murabbi.v1i2.451
  5. Bowen, W. G., Delbanco, A., Gardner, H., Hennessy, J. L., & Koller, D. (2013). Higher education in the digital age. Higher Education in the Digital Age, 628–638. https://doi.org/10.1515/9781400866137
  6. Brutu, D., Annur, S., & Ibrahim. (2024). Transformasi administrasi pendidikan menuju pendidikan berkualitas. Jambura Journal of Educational Management, 5(1), 295–305. https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjem/index
  7. Darwis, M. (2016). Model pendidikan berbasis komunitas (Sebuah konsep pendidikan alternatif). FITRA, 2(1), 37–44.
  8. Erlinda, R. P. M., Tiarani, N. A., & Sari, N. Y. (2023). Non-formal education efforts to improve human resources in facing the challenges of global digitalization through online courses. English Language & Literature International Conference, 6(1), 1–10. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/ELLIC/index
  9. Fadhilah Putri, Z. (2020). Build ecosystem: Leadership strategy in Sanggar Anak Alam (SALAM) non-formal school in Bantul district of Yogyakarta as an effort to maintain its existence. Jurnal Khazanah Intelektual, 4(1), 659–672. https://doi.org/10.37250/newkiki.v4i1.61
  10. Halim, A. (2020). Analysis of the need for the development of a digital non-formal educational unit in the era of the Bogor Regency learning activities. ICONSEIR. https://doi.org/10.4108/eai.17-12-2019.2295994
  11. Hanizar, D. S., Masluyah, & Wahyudi. (2014). Pengelolaan program pusat kegiatan belajar masyarakat. JIPP: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(11), 1–13. https://doi.org/10.26418/jppk.v3i11.6929
  12. Harahap, R., Sutikno, S., & Matondang, S. A. (2022). Digital technology for non-formal learning during the COVID-19 pandemic. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(3), 3375–3382. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i3.2157
  13. Harini, H., Prananosa, A. G., Terminanto, A. A., Herlina, & Sulistianingsih. (2023). Inovasi teknologi dalam meningkatkan efisiensi manajemen pendidikan dan pengabdian masyarakat di era digital. Community Development Journal, 4(6), 12891–12897. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i6.23297
  14. Haryanto, L. I., Rosdiana, Sularno, Sudirman, & Meisanti. (2020). Pembelajaran online Google Classroom sebagai dukungan terhadap pembatasan jarak sosial di era pandemi COVID-19. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–12.
  15. Hasnida, S. S., Adrian, R., & Siagian, N. A. (2024). Transformasi pendidikan di era digital. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(1), 110–116. https://doi.org/10.55606/jubpi.v2i1.2488
  16. Hidayah, N., Patimah, S., Subandi, & Makbulloh, D. (2023). Transformasi lembaga pendidikan Islam menghadapi era society 5.0. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(2), 337–343. http://dx.doi.org/10.24127/att.v7i2.2979
  17. Hidayat, S. (2020). Pengembangan model pembelajaran keterampilan fungsional pada pendidikan kesetaraan program paket B untuk peningkatan kemandirian warga belajar. Judika (Jurnal Pendidikan UNSIKA),8(1),61–81.
  18. https://journal fkip.unsika.ac.id/index.php/judika/article/view/1807/pdf_8
  19. Hidayati, N., Syaikhu, A., & Nugraheny, D. C. (2021). Pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III, 406–419.
  20. Irawan, C. M. (2023). Kurikulum merdeka dan pengembangan perangkat pembelajaran sebagai solusi menjawab tantangan sosial dan keterampilan abad ke-21. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Non Formal, 1(2), 109–120.
  21. Iskandar, A. M., & Fatkhullah, F. K. (2025). Peran guru PAI di era digital dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik di SMA N 1 Talaga. Jurnal Pendidikan, 8, 2842–2847. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7295
  22. Khalisatun Husna, F., Fadhilah, F., Harahap, U. H. S., Fahrezi, M. A., Manik, K. S., Ardiansyah, M. Y., & Nasution, I. (2023). Transformasi peran guru di era digital: Tantangan dan peluang. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 1(4), 154–167. https://doi.org/10.59059/perspektif.v1i4.694
  23. Khumaidi, A., Hamdani, U. L., & Aprilaintoni. (2024). Manajemen pendidikan di era digital: Tantangan, peluang dan efisiensi. Attractive: Innovative Education Journal, 6(3), 1–12. https://doi.org/10.51278/aj.v6i3.1587
  24. Mulyana, D. (2023). Educational management innovation: Challenges and opportunities in the digital era. Jurnal Info Sains: Informatika dan Sains, 13(3), 1201–1207. http://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/InfoSains
  25. Muwafiqoh, A., & Ulum, K. (2023). Inovasi dan Transformasi Pendidikan Islam Melalui SKB 3 Menteri. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 7(3), 397–404. https://doi.org/10.30998/sap.v7i3.15947
  26. Nurhaida, D., Busnetty, I., Tahi, T., Tambunan, H., Fatmikasari, N., & Ardiyanti, A. (2024). The penta helix synergy in creating DESA BESTARI: A smart village marvel. Journal of Nonformal Education, 10(1), 84–93. https://doi.org/10.15294/jone.v10i1.1570
  27. Pienimäki, M., Kinnula, M., & Iivari, N. (2021). Finding fun in non-formal technology education. International Journal of Child-Computer Interaction, 29, 100283. https://doi.org/10.1016/j.ijcci.2021.100283
  28. Purba, E. F. (2024). Strategi peningkatan mutu lembaga pendidikan di era digital: Sebuah kajian literatur. DIKAIOS: Jurnal Prodi Manajemen Pendidikan Kristen, 4(2), 26–41. https://dikaios.iakntarutung.ac.id/index.php/dikaios/article/view/93
  29. Qurtubi, A. (2024). Transforming education management in the digital age: Strategic innovation to improve education quality and efficiency. Journal of Pedagogi: Jurnal Pendidikan, 1(6), 156–166. https://doi.org/10.62872/kdy9tp03
  30. Raflika, L., Nasution, S., Samahangga, K., & Nasution, A. F. (2024). Alat kebijakan dalam sistem pendidikan sebagai pilar untuk kemajuan pendidikan nasional. Student Research Journal, 2(6), 175–183. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v2i6.1636
  31. Ridhuan, S. (2022). Penguatan performasi penilik-pengawas sekolah dengan karakter generasi Y dan Z: Suatu refleksi di era revolusi 4.0 dan society 5.0. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 14(1), 9–18. https://doi.org/10.37640/jip.v14i1.1384
  32. Rifah, U. (2023). Transformasi sistem pendidikan di pesantren dalam merespon tuntutan masyarakat global. An-Nur: Jurnal Studi Islam, 15(2), 199–214. https://doi.org/10.37252/annur.v15i2.572
  33. Ritonga, A. W. (2022). Role of teachers and parents in realizing character education in the digital era. Indonesian Values and Character Education Journal, 5(1), 9–18. https://doi.org/10.23887/ivcej.v5i1.39729
  34. Satrianingrum, A. P., Setiawati, F. A., & Fauziah, P. Y. (2021). Pembelajaran jarak jauh pada PAUD: Studi literatur berbagai metode pembelajaran pada masa pandemi di berbagai tempat. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 34–41. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i1.37320
  35. Sihotang, D. H. . (2025). Urgensi Manajemen Pendidikan dalam Menghadapi Era Digitalisasi. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 2536-2541. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7207
  36. Suhela Putri Nasution, S., & Abdurrozzaq Hasibuan, A. (2023). Strategi inovasi pembangunan desa tertinggal di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademik, 1(3), 5–23. https://doi.org/10.59024/jpma.v1i3.204
  37. Sukmawati, Y., Yakin, N., & Citriadin, Y. (2024). Manajemen pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas pendidikan: Studi kasus di KUMON Adi Sucipto Pejarakan Ampenan Kota Mataram. FONDATIA: Jurnal Pendidikan Dasar, 8, 593–617. https://doi.org/10.36088/fondatia.v8i3.5087
  38. Supartoyo, Y. H. (2023). Education in digital era as a key sector in developing social and economic progress. The 2nd International Conference on Education Innovation and Social Science, 728–733. https://proceedings.ums.ac.id/index.php/iceiss/article/view/3410
  39. Suriyani, S., Napitupulu, A. P., Armyliyanda, N., & Emayanti, M. (2021). Peluang, tantangan, dan problematika pendidikan luar sekolah. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 284–291. https://doi.org/10.56832/edu.v1i2.103
  40. Tamsiyati, E., Kurnia, R., Amilda, & Junaidah. (2024). Kesiapan guru menyongsong era 5.0. Indonesian Journal of Education, 1(3), 63–67. https://media.neliti.com/media/publications/591119-kesiapan-guru-menyongsong-era-50-cb941ea5.pdf
  41. Usanto, U., Sucahyo, N., Warta, W., et al. (2023). Transformasi kepemimpinan yang bersifat profetik dan pemberdayaan masyarakat di era society 5.0 yang berkelanjutan. Community Development Journal, 4(2), 5287–5301. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.16607.
  42. Winantika, E. Y., Febriyanto, B., & Utari, S. N. (2022). Peran media sosial dalam pembentukan karakter siswa di era digital. Jurnal Lensa Pendas, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.33222/jlp.v7i1.1689
  43. Yani, A. (2023). Peran pendidikan non formal dalam implementasi program merdeka belajar pada warga belajar Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Lombok Timur. REFORM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 6(1), 24–29. https://doi.org/10.70004/reform.v6i01.119